Bertaruh dengan Asian Handicap

Asian Handicap merupakan bentuk atau tipe taruhan di dalam judi atau taruhan bola yang masing-masing tim yang sedang bertanding diberikan koefisiensi handicap berdasarkan form mereka saat itu, dengan demikian tim yang lebih kuat harus menang dengan jumlah gol tertentu agar dapat menang di dalam taruhan berjalan.

Sistem ini awalnya berasal dari Indonesia dan menjadi sangat populer di awal abad ke-21, angka handicap bervariasi antara 0.25 sampai dengan beberapa gol dengan kenaikan pada kelipatan 0.25 atau 0.5.

Bertaruh dengan Asian Handicap

Terminologi Agen Judi Sbobet Resmi Asian Handicap pertama kali digunakan oleh jurnalis Joe Sumarez Smith pada November 1998, kala itu dia diminta untuk menerjemahkan istilah tersebut oleh seorang bookmaker dari Indonesia, Joe Phan, sistem taruhan tersebut sebelumnya dikenal dengan “Hang Cheng Betting”.

Pada kondisi koefisiensi Handicap adalah angka penuh, maka hasil akhir bisa megakibatkan seri / draw dengan istilah push. Taruhan akan dikembalikan ke bettor apabila ini terjadi. Misalkan Handicap -1 untuk salah satu tim, dan pada hasil akhir pertandingan tim tersebut hanya menang dengan skor 1-0. Maka posisi taruhan adalah draw / push dan taruhan akan dikembalikan ke bettor.

Menyediakan tipe taruhan Asian Handicap pada layanan sportsbooknya, dalam hal ini baik anda menjadi member di SBOBET, Maxbet, AFB88, Asia77 ataupun M8Bet, anda dapat bertaruh di pertandingan sepakbola dengan tipe taruhan Asian Handicap.

Ilustrasi Asian Handicap

Untuk memudahkan pemahaman mengenai Asian Handicap, berikut adalah ilustrasi mengenai hasil taruhan dengan Asian Handicap berdasarkan hasil dari Agen Casino Terbesar yang menjadi object taruhan.

Paris Saint-Germain v Chelsea : 2-1 (AH -0.75:+0.75)

Dengan AH di angka 3/4 maka PSG harus menang lebih dari 1 gol agar dapat taruhan PSG di anggap menang. Apabila anda memasang di PSG maka pada kondisi PSG hanya menang 1 gol anda hanya dianggap menang 1/2, dan yang memasang di Chelsea dianggap kalau 1/2.

Baca Juga:  Momen Saat Bermain Judi Bola Ini Tak Boleh Dilewatkan

Apabila pertandingan berakhir dengan imbang atau Chelsea menang berapapun maka yang memasang di PSG dianggap kalau 1x (full) dan yang memasang di Chelsea dianggap menang 1x (full).

Monaco v Lyon : 1-1 (AH -0.25:+0.25)

Dengan AH 1/4 kemenangan dengan selisih satu gol bagi tim yang diberikan handicap minus sudah cukup untuk dianggap menang penuh. Dalam kasus ini, dengan hasil imbang 1-1 maka yang memasang di Monaco dianggap kalah 1/2 dan yang memasang di Lyon dianggap menang 1/2.

Apabila Monaco menang 1-0 maka pemasang Monaco akan dianggap menang penuh dan pemasang Lyon akan dianggap kalah penuh.

Porto v Benfica : 1-0 (AH -0.5:+0.5)

Dengan AH 1/2, Tim yang mendapatkan handicap harus menang lebih dari satu gol untuk dianggap menang penuh. Dalam hal ini dengan hasil akhir 1-0 untuk Porto maka pemasang Porto hanya dianggap menang 1/2 dan pemasang Benfica dianggap kalah 1/2.

Apabila skor akhir adalah 2-0 untuk Porto maka pemasang Porto akan dianggap menang full dan pemasang Benfica akan dianggap kalah full.

Pada kondisi terjadi hasil imbang maka pemasang Porto dianggap kalah full dan pemasang Benfica dianggap menang full, demikian juga halnya dengan konfisi Benfica menang.

Juventus v Bologna : 1-0 (AH -1.0:+1.0)

Pada AH 1 ada kemungkinan terjadi hasil taruhan imbang, seperti dalam ilustrasi ini Juventus diberikan handicap sebanyak 1 maka dengan hasil akhir 1-0 pasangan taruhan dianggap imbang dan dana pasangan dikembalikan ke pemasang.

Apabila Juventus menang 2-0 maka pemasang Juventus dianggap menang full dan pemasang Bologna dianggap kalah full. Apabila pertandingan berakhir dengan imbang, maka pemasang Juventus dianggap kalah full dan pemasang Bologna dianggap menang full, demikian juga halnya pada kondisi Bologna menang dengan skor berapapun.